Manfaat Musik Bagi Anak
I. Kalau bertanya "Manfaat musik bagi anak" perlu bertanya kembali "Apa yang diharapkan
dari musik". Ibu boleh coba mensurvey sekolah "KMA" di beberapa pusat kursus musik
YAMAHA, 5th utk electone, 7th utk piano. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri,
mungkin ibu bisa merasakan sendiri apa manfaatnya dan bagaimana tingkat kesulitannya.
Musik adalah universal. Kalau ibu mau melihat jenis nada (tones bank) yang disisipkan
dalam organ (sekarang lebih sering disebut keyboard), di situ bias di lihat betapa koleksinya
semakin bertambah. Bisa didengar suara alat2 musik dari India, Padangpasir , Jepang,
pokoknya multi-ethnic. Paling tidak, musik bisa dijadikan sebagai ilmu pengetahuan. Karena
dalam perjalanannya tidak semua orang2 yang sdh mendapat pendidikan musik itu berbakat.
Mereka terpaksa harus berhenti karena tidak bisa menghasilkan kreasi (dan malas
meneruskan pendidikannya).Ironinya, banyak pemusik yang kreatif tidak memiliki pendidikan
musik yang benar.
II. Musik ternyata mempengaruhi
perkembangan IQ (Intelligent Quotion) dan EQ (Emotional Quotion) seseorang.
Seorang anak yang telah dibiasakan mendengarkan musik dari sejak kecil maka
kecerdasan emosional dan intelegensinya akan lebih berkembang dibandingkan
Menikmati
musik memang kegiatan yang paling mengasyikkan. Musik ternyata mempengaruhi perkembangan IQ (Intelligent Quotion) dan EQ (Emotional Quotion) seseorang.
Seorang anak yang telah dibiasakan mendengarkan musik dari sejak kecil maka
kecerdasan emosional dan intelegensinya akan lebih berkembang dibandingkan
dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Anak yang sering mendengarkan musik
tingkat kedisiplinannya lebih baik dibandingkan dengan anak yang jarang
mendengarkan musik.
Musik
dapat menjadikan anak pintar terutama di bidang logika matematika dan bahasa.
Keindahan musik adalah kata-kata yang menyatu dengan nada, sehingga anak
memiliki keinginan yang kuat untuk bergabung di dalamnya dan tanpa disadari
anak turut berdendang dengan kata-katanya sendiri misalnya dengan
menyanyikan ba..ba..ba..ba..ba, mengetuk-ngetukkan atau menjentik-jentikan
jari-jari tangan atau mengangguk-anggukkan kepala setiap kali mendengar irama
musik dan sebagainya. Tapi keinginan untuk mengikuti lagu yang ia dengar, akan
mendorongnya untuk berlatih terus menerus.
Musik
juga dapat membantu anak yang kurang pandai berbicara untuk menyalurkan
perasaan dan emosi yang terpendam. Bermain musik dapat memicu kepintaran
kinestetis atau kepintaran gerak tubuh dan mengurangi stress anak. Jadi bila
anak sedang suntuk atau kesal, dengan bermain musik atau mendengar musik
beberapa menit, pasti akan menyegarkan otak si anak.
Musik
mampu mempengaruhi perkembangan intelektual anak dan bisa membuat anak pintar
bersosialisasi. Alunan musik memberikan manfaat pada perkembangan intelektual
anak, bahkan di dalam kandungan pun dianjurkan memperdengarkan musik kepada
anak. Ketertarikan anak pada permainan musik berawal dari mendengarkan musik,
dengan mendengarkan musik akan melatih fungsi otak anak yaitu berhubungan
dengan daya nalar dan intelektual anak. Musik dapat mengoptimalkan
perkembangan intelektual anak dan musik juga bisa membuat anak jadi cerdas
sekaligus kreatif, musik juga dapat membangun rasa percaya diri dan
kemandirian. Ada
beberapa manfaat yang dapat diambil apabila anak distimulus dengan musik sejak
dalam kandungan, yaitu:
1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan
2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik sebab mendengarkan dan merasakan musik lewat perasaan sehingga menggugah kepekaannya
3. Memberikan kesenangan dan membantu anak mempelajari berbagai keterampilan yang perlu dikuasai anak atau yang sesuai dengan bakat anak
4. Membantu anak untuk mengekspresikan dan mengembangkan kreatif anak
5. Anak mampu mengendalikan emosinya, perasaan sedih atau senang dapat dicurahkan melalui musik dan lagu.
6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat syair lagu. Musik klasik sangat bagus untuk mengembangkan imajinasi kreatif anak
7. Membangun perasaan pada anak memberi banyak pengalaman seni kreatif. Contohnya, menari, menggambar sesuai dengan irama musik yang didengar oleh anak. Musik dapat menentukan suasana hati yang menggairahkan anak untuk membuat sesuatu
8. Apresiasi anak pada musik juga akan tumbuh dan berkembang dalam diri anak. Kalau apresiasi sudah tumbuh, maka ia bisa menganalisa nada.
9. Musik dapat merangsang otak anak
10. Musik memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi
11. Musik dapat meningkatkan perkembangan motoriknya, termasuk upaya anak saat belajar merangkak, berjalan, melompat dan lari.
III. Dari banyak literature yang pernah saya baca, berdasarkan
penelitian, mendengarkan musik saja mempunyai banyak manfaat, yaitu :
dapat mengarahkan perilaku positif, sebagai therapy mencegah dan
menyembuhkan penyakit, juga meningkatkan kreativitas dan intelligensia.
Bagaimana kalau belajar memainkan instrument musik ?
Monty P.Satiadarma, seorang praktisi psikologi yang juga pemain musik dan memperdalam ilmunya dalam bidang Art Therapy menuliskan beberapa data temuan dalam bukunya : “Habermeyer ( 1999 ) mengemukakan adanya sejumlah temuan ilmiah spt berikut :
Seorang peneliti, Donald Hodges, mengemukakan bahwa..
bagian otak
yang dikenal sebagai planum temporale dan corpus
callosum memiliki ukuran lebih besar pada otak musisi jika
dibandingkan dengan mereka yang bukan musisi
Kedua bagian ini
bahkan lebih besar lagi jika para musisi tsb belajar musik sejak usia yang
masih sangat muda yaitu di bawah usia 7 tahun. Gilman dan Newman ( 1996 )
mengemukakan bahwa planum temporale adalah bagian otak yang
banyak dalam proses verbal dan pendengaran, sedangkan corpus callosum
berfungsi sebagai pengirim pesan berita dari otak kiri ke otak kanan dan
sebaliknya. Perbedaan ukuran pada kedua bagian otak ini lebih tinggi pada
mereka yang dikategorikan sebagai musisi, dibandingkan dengan mereka yang bukan
musisi.
Hal ini juga memberi pengertian bahwa latihan musik memberikan dampak tertentu pada proses perkembangan otak. “
“Dr. Gottfried Schlaug dari salah satu RS besar di Boston mengemukakan bahwa...
Hal ini juga memberi pengertian bahwa latihan musik memberikan dampak tertentu pada proses perkembangan otak. “
“Dr. Gottfried Schlaug dari salah satu RS besar di Boston mengemukakan bahwa...
musisi
laki-laki memiliki ukuran otak yang lebih besar jika dibandingkan dengan
laki-laki yang bukan musisi
Dr. Schlaug
memperoleh data bahwa bagian otak musisi laki2, khususnya pada daerah yg
dikenal sbg cerebellum yg mencakup 70% dari seluruh saraf
otak, berukuran 5% lebih besar dari mereka yang bukan musisi. Ia merasa yakin
bahwa terjadinya perbedaan besaran otak ini ditimbulkan oleh adanya proses
latihan musik yang berkesinambungan.
Khususnya bagi para pemain musik, latihan ketrampilan memainkan alat musik tertentu memberi pengaruh pada pertumbuhan ukuran cerebellum.”
“Dr.Frank Wilson, seorang professor dari Fakultas Kedokteran Universitas California mengemukakan bahwa...
Khususnya bagi para pemain musik, latihan ketrampilan memainkan alat musik tertentu memberi pengaruh pada pertumbuhan ukuran cerebellum.”
“Dr.Frank Wilson, seorang professor dari Fakultas Kedokteran Universitas California mengemukakan bahwa...
belajar musik
akan meningkatkan perkembangan otak dan seluruh system saraf
Di samping itu,
iapun mengemukakan bahwa ada sejumlah saraf motorik yang berkembang secara
spesifik hanya karena adanya proses latihan bermain musik.”
“Begitupun dengan pendapat Dr. Jean Houston dari Foundation of Mind Research memiliki keyakinan bahwa...
“Begitupun dengan pendapat Dr. Jean Houston dari Foundation of Mind Research memiliki keyakinan bahwa...
pendidikan
musik membantu perkembangan ketrampilan anak di dalam kemampuan membaca,
menulis dan matematika
waktu saya masih di usia SD dulu , Orang tua memang mendukung saya untuk belajar musik terutama alat musik keyboard dan piano..
saya selalu lulus sekolah dengan predikat Juara Umum, menjadi lulusan terbaik di sekolah saya, dan saya selalu mendapat beasiswa bahkan sampai bisa melanjutkan ke tingkat kuliah..Alhasil, saya bisa menyelesaikan study saya tanpa mengeluarkan uang sedikitpun, padahal saya dulu sempat berkecil hati apakah saya bisa kuliah atau tidak karena saya sudah tidak mempunyai papa lagi.
Apakah itu karena saya belajar musik waktu kecilnya ?
Saya betul-betul tidak tahu apakah memang benar ada korelasinya.tp yang pastinya itu semua adalah rencana Tuhan yg indah.
Tapi, kalau menurut saya pribadi,
manfaat dari belajar musik tentu saja
adalah bisa memainkan alat musik
Dan menguasai suatu ketrampilan ( apapun ketrampilannya itu, termasuk bermusik ) akan memberikan banyak manfaat,salah satunya adalah dapat meningkatkan rasa percaya diri.
Dan ternyata juga, belajar musik waktu kecil dulu sangat bermaanfaat buat saya karena sekarang saya dapat berbagi ilmu dari penguasaan ketrampilan itu.
Bisa punya penghasilan tanpa harus membebanin orang tua saya.
